Monthly Archives: Desember 2011

Memahami Jalan Pikrian Politik Marx: Tidak Cukup The Communist Manifesto!


Communist manivesto telah lengkap dipersiapkan sebagai kerangka aksiologis Marx dalam mencitakan masyarakat sosialis.  The Communist Manifesto memiliki empat bagian. Bagian pertama mendiskusikan sejarah teori komunisme dan perihal hubungan antara kaum proletar dan borjuis. Bagian kedua menjelaskan relasi antara paham komunis dan kaum proletar. Bagian ketiga menunjuk pada karya sastra kaum sosialis. Bagian terakhir mendiskusikan hubungan antara kaum komunis dan partai lainnya.

Namun memahami pemikiran Marx tidak cukup hanya dengan membedah Communist Manivesto. Jika menengok perjalanan partai-partai komunis yang pernah ada, justru banyak pemikiran Marx yang tereduksi, bahkan mengalami penyimpangan. Buku Communist Manivesto yang ditulis Marx bersama Engel ini ternyata belum mampu menjadi kerangka aksiologis politik cita-cita Marx. Ini yang menjadi kesimpulan dalam diskusi rutin Sociology Studies Community (SSC) di kedai Empu Gondrong, JL. Tirto Utomo, Malang, Rabu (7/12). Tema disuksi “Pikiran Marx dalam karyanya: Communist Manivesto” ini membahas secara mendalam serpihan pemikiran Marx dari benua Eropa hingga ke penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Read the rest of this entry

Iklan