Kemacetan di Dinoyo: Kami Hanya Punya Solusi Rekayasa Arus Kendaraan


Siang itu terik panas mentari tak mengurangi semangat pengabdian seorang anggota polsek Lowokawru, Ipda Sugeng untuk mengatur kepadatan arus lalu lintas sepanjang Jl. MT. Haryono. Kepadatan di lajur utama kawasan pendidikan kota Malang ini kian tidak terkendali, lebih-lebih saat ada kegiatan wisuda kampus UMM (Minggu, 27/2). “Dari jam enam pagi, saru bisa istirahat bernafas lega jam empat sore, mas” Jelasnya kemarin (4/3).

Sore ini aktifitas Ipda. Sugeng juga tidak kalah sibuk seperti saat banyak kegiatan kampus yang sering menimbulkan kemacetan. “Puncak kepadatan arus lalu lintas setiap hari ya terjadi mulai pkul enam pagi sampai pukul delapan, lalu mulai jam tiga sore sampai habis maghrib,” jelasnya.

Potensi kemacetan di sepanjang jalan di kawan kampus kota Malang ini memang kian menunjukkan perekmbangan segnifikan. Selain Jl. MT. Haryono yang menghubungkan empat kampus besar di kota Malang, yakni UMM, UB, Unisma dan Poltek Negeri, jalur yang paling sering mengalami persoalan kemacetan adalah Jl. Gajayan Malang sebagai jalur penghubung kampus UB, UIN, ITN dan UM.. “Solusi yang kita punya saat ini sebatas rekayasa arus kendaraan, yakni sistem buka tutup dengan pengalihan arus kendaraan dari Jl. Gajyana belok ke barat melewati Jl. Joyomulyo.”

Ditanya sebab kemacetan, Ipda. Sugeng menjelaskan tidak seimbangnya lebar jalan dengan semakin bertambah banyaknya volume kendaraan bermotor yang lewat. “Kita semua tahu mas, ini kawasan mahaisswa yang datang dari seluruh Indonesia,” Katanya.

Simpul-simpul kemacetan itu, menurut Ipda Sugeng berada di tiga titik utama. Pertama adalah pertigaan depan kampus UB. Selain banyaknya kendaraan yang memotong jalan untuk masuk ke kampus, volume kendaraan yang masuk dari Jl. Sukarno Hatta juga terus mengalami peningkatan.

Simpul kemacetan kedua adalah bertemunya arus dari Jl. Gajayana dipertigaan lampu merah jl. MT. Haryono. Lebar badan jalan pertigaan yang tidak mengalami pelebaran dengan tikungan siku yang patah memperlambat arus kendaraan dan menyebabkan kelumpuhan arus. “Pada situasi seperti ini, ketertiban lalulintas menjadi solusi utama normalisasi arus,” Jelas Ipda. Sugeng.

Sementara simpul kemacetan yang ketiga adalah depan pasar Dinoyo yang berdekatan dengan kampus Unisma. Menurut Bapak yang putranya kuliah di UMM dan Unmer ini, padatnya aktifitas pasar yang bertemu dengan hiruk pikuk mahasiswa yang keluar masuk kampus menjadi sebab utama terhambatnya arus lalulinta. “Potensi kemacetan ini belum lagi jika masing-masing kampus punya kegiatan, seperti wisuda atau perlombaan-perlombaan gitu, Mas” Lanjutnya.

Berdasarkan penulusuran jurnalberita.com, kepadatan arus lalulintas di sepanjang MT. Haryono dan jl. Gajayana ini memang mulai menunjukkan perkembangan yang semakin menghawatirkan. Di jam-jam biasa, yakni diluar pukul enam pagi atau empat sore sampai maghrib, kecepatan kendaraan hanya mampu digeber sampai dengan 40km perjam. Sementara pada jam-jam sibuk, praktis kendaraan hanya bisa berjalan merambat. Jalan mulai lengang saat jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam.

Berbagai usaha mengurai kemacetan juga sudah digagas sejak lama, seperti usulan pembangunan jalur lingkar Barat yang digagas sejak tahun 2006, pembangunan jembatan Tunggulwulung yang terus saja ditunda hingga gagasan membelah kampus UMM untuk membangun jembatan sebagai penghubung jalan alternatif. Namun sampai sekarang gagasan itu selalu menguap saja. Ironisnya, pembangunan berbagai sarana publik dan properti di kanan kiri jalan semakin dikebut, seperti pembangunan apartemen di deket jembatan Sukarno Hatta, pembangunan pasar Dinoyo menjadi mall, pembangnan rusunawa, rumah sakit UMM hingga sempat muncul wacana di tahun 2010 lalu untuk membangun apartemen di lahan industri Marmer Dinoyo.

About Asy'ari

Mahasiswa Sosiologi FISIP UMM

Posted on 8 Mei 2011, in Malang and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: